Focus Group Discussion : Akselerasi Pengembangan Aset Keuangan Digital dan Digitalisasi Transaksi Keuangan
Di publish pada 13-05-2026 06:39:13
Transformasi digital kian menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berdaya saing. Melalui kolaborasi lintas sektor, Bea Cukai Maluku bersama para pemangku kepentingan berupaya memperkuat ekosistem keuangan digital guna membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha di Maluku.
4 Mei 2026 – Bea Cukai Maluku turut berpartisipasi dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama sejumlah instansi terkait di Provinsi Maluku. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membahas percepatan pengembangan aset keuangan digital serta digitalisasi transaksi keuangan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di daerah.
FGD tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari regulator, instansi pemerintah, hingga pelaku industri, guna merumuskan langkah konkret dalam memperkuat ekosistem keuangan digital di Maluku. Dalam diskusi tersebut, isu-isu seperti kesiapan infrastruktur digital, peningkatan literasi keuangan masyarakat, hingga penguatan kapasitas pelaku usaha menjadi fokus utama pembahasan.
Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku, Estty Purwadiani Hidayatie, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Bea Cukai memiliki peran strategis dalam mendukung transformasi digital, khususnya dalam bidang kepabeanan dan fasilitasi perdagangan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi dapat menjadi katalis penting dalam mempermudah akses layanan bagi pelaku usaha, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta eksportir di wilayah Maluku.
Lebih lanjut disampaikan bahwa digitalisasi layanan kepabeanan tidak hanya meningkatkan efisiensi dan transparansi, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha untuk terhubung dengan pasar global. Dengan sistem yang semakin terintegrasi dan berbasis digital, diharapkan proses ekspor dapat berjalan lebih cepat, mudah, dan kompetitif.
Selain itu, penguatan infrastruktur digital dan peningkatan literasi masyarakat menjadi aspek penting yang perlu terus didorong secara kolaboratif. Sinergi antarinstansi dan pemangku kepentingan dinilai krusial dalam menciptakan ekosistem keuangan digital yang inklusif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Melalui partisipasi dalam FGD ini, Bea Cukai Maluku menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan ekonomi daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Ke depan, kolaborasi lintas sektor diharapkan semakin diperkuat guna mendorong transformasi digital yang memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terakhir
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses